Skip to main content

Posts

Pola Tidur Bayi 9 - 10 Bulan

Menurut saya pola tidur bayi yang paling menyenangkan adalah usia di atas enam bulan, karena relatif terprediksi. Ditambah bayi sudah bisa diberi makan-makanan, jadi tidur lebih tenang dan sedikit bangunnya. 
Masa-masa bayi usia 9 - 10 bulan sangat menyenangkan, sudah bisa diajak bicara dan diajak becanda (baca: dialihkan kalau nangis), meskipun baru bisa merespon dengan "ma-ma-ma ba-ba-ba dan pa-pa-pa", but this kind of communication runs two way.. wkwkwk
Kebetulan hari ini sementara saya kerja, si baby sedang ditinggal dengan ayah karena lagi libur dan ibu mertua, jadi berikut adalah list dan to do list untuk ayah dan ibu mertua yang isinya pola tidur bayi.
soo berikut jam tidur bayi usia sembilan sampai sepuluh bulan:
Jam 05.00 - bangun, dikasih susu  Jam 06.00 - 07.30 - bobo Jam 07.30 - 08.15 - sarapan Jam 09.00 - mandi (Ini jam rawan dan ngantuk. Kalo bobo dikasih susu.) Jam 10.00 / 10.30 - bangun Jam 10.30 - nyemil buah diblender atau biskuit (dikasih air putih di dot …
Recent posts

Pak Dib

Raut wajahnya selalu tersenyum pada orang baru, agak pendiam dan keriput seperti banyak yang  dipikirkan. Pangkatnya adalah letnan kolonel. Entah pendiam, atau memang menarik diri dari banyak orang, saya sering berpapasan dengannya, tapi menegur sebatas selamat pagi, siang, atau menganggugkan kepala hendak bertanya kemana.

Saya saat ini, secara personal, sedang ada di posisi tak menyukai para pegawai berseragam berbaju kaku.  Hanya karena -ya, cuma karena- saya tidak suka secara personal dengan beberapa orang saja. Hanya karena, beberapa dari mereka dengan mudah merendahkan orang-orang yang tidak dari kelompoknya dan, mungkin mereka terbiasa untuk berbicara keras dan mengungkapkan kata kasar. Saya memang sangat subyektif saat ini.

"Mba, kalau memasukkan tulisan ke jurnal ini bagaimana?" ujar pak Dib saat masuk ke ruang redaksi.

Pak Dib, siang ini mau memasukkan tulisannya ke jurnal ilmiah yang  saya kelola. "Ah, paling seperti yang kemarin," ucapku dalam hati. Copy…

Usai Melahirkan, Ibu Butuh Apa Saja?

Selama 40 minggu mengandung, saya jarang memikirkan apa yang dibutuhkan pasca melahirkan, terutama untuk kebutuhan si ibunya sendiri. Termasuk buku dan beberapa referensi saat hamil, banyak yang fokus saat hamil saja. Kemarin, saya seringkali dadakan saat beli barang-barang kebutuhan setelah melahirkan dan kebutuhan menyusui. Nah, berikut barang-barang apa saja yang dibutuhkan usai melahirkan.


Ibunya Daster atau Baju Tidur Kancing.  Minimal kancing tiga dan ramah untuk ibu menyusui. Belinya agak banyak ya, soalnya ibu menyusui sering kegerahan. Apron. Ini penting, tapi saya gak beli, diganti sama selendang buat gendong.Kain untuk gendongan / geos (gendongan kaos) / gendongan sling. Pegel boo kelamaan gendong pake tangan sendiri.  Untuk ibu baru, gendongannya beli gendongan sling dulu aja, atau Geos yang sesuai sama berat badan sendiri ya, supaya ga kendor. Botol Minum. Menyusui itu bikin haus, jadi sediain yang minimal 1 liter ya di kamar. TV di Kamar. Indeed.Paket Data. Uang di Mobile …

Kesederhanaan di Bangka

Cuaca di Bangka terik siang itu. Panas membakar kulit. Diah Susilarini, perempuan dengan sosok keibuan menyambut kami dengan senyum hangatnya di  rumahnya di Desa Jelutung, Kecamatan Sungai Liat, Pulau Bangka. Rumah sederhana bercat putih itu adalah Sekretariat PKBM Jaya Bersama. PKBM atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat adalah sekolah kesetaraan, masyarakat mengenalnya sebagai sekolah kejar paket.

Dari dalam rumah sederhana itu, suara riuh memecah keheningan komplek rumah penambang timah. Wangi harum masakan kue dan candaan-candaan perempuan membawa kehangatan. Sekitar lima orang perempuan berkumpul untuk menghias dua loyang kue bolu, menjadi kue ulang tahun yang cantik. Disertai buku panduan di meja mereka. Ketelitian, kejelian, kesabaran, dan semangat, semua terpancar dari wajah-wajah perempuan di ruang itu.

Mereka adalah murid sekolah kesetaraan paket A, B, dan C Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Jaya Bersama, ada yang baru dua bulan bergabung, beberapa minggu, atau sudah enam b…

Perjalanan ke Karimun Jawa

Pelarian bagaimanapun tetap disebut pelarian

Sebelum sampai di Karimun Jawa, saya mampir ke tiga kota dulu, Jogja - Klaten - Solo. Di Jogja saya bertemu teman, di Klaten ke rumah nenek dan nyekar, lalu ke Solo untuk berangkat bertemu orang yang sama sekali baru buat ke Jepara hingga Karimun.

Pelarian bagaimanapun tetap disebut pelarian. Ada dua hal yang patut disebut, kenyataan dan harapan. Dua kata itu bisa jadi setara dengan kesedihan dan kesenangan. Kenyataan itu namanya Jakarta. Lalu kesenangan namanya delapan hari pelarian.

Di jakarta kita belajar tentang kecurigaan. menaruh curiga atas siapa dan apa saja.
curiga dan waspada memang beda tipis. waspada memaksa kita tetap terjaga, memegang senjata terdekat. Sebab, orang terdekat bisa jadi aktor mutilasi. Atau bisa jadi trend bunuh diri marak lagi, balon-balon siap pecah jatuh dari lantai tinggi mall dan apartemen.

Saya belajar banyak dari perjalanan ini. Menghargai diri, tentang betapa berharga dan beruntungnya rumah, makan, pendid…

Delapan Hari Perjalanan

Dalam setiap perjalanan, selalu ada cerita baru.
Tentang bagaimana langkah mempertemukan kami.
Tentang pencarian cinta, jati diri, dan petualangan.

Saya menemukan indahnya dunia. Juga tangis dan tawa.
Tentang pencarian pasangan hidup.
Pertengkaran pasangan muda.
Ikatan pernikahan.
Perceraian.
Pacar.
Pasangan gay.
dan laki-laki berumur 13 tahun yang belajar berpetualang.

Timah di Bangka

Beberapa hari yang lalu, saya sempat pergi ke Pulau Bangka. Ini perjalanan pertama saya ke sana. Bangka bagi saya, adalah kota yang rapi, segala fasilitas hampir lengkap, dan indah. Berbeda dengan kampung saya di pedalaman Jawa yang susah angkot, Bangka cepat sekali berkembang sejak otonomi dari Sumatera Selatan sejak 2002.

Kebanyakan penduduk Bangka bekerja sebagai penambang. Banyak remaja putus sekolah akibat tergiur bekerja sebagai penambang timah, atau malimbang. Satu bukit, dikabarkan sudah habis karena ditambang. Dari pesawat, saya melihat botak-botak tanah coklat sisa pertambangan. Tanah itu tak lagi subur, juga tak ada yang mencoba memperbaiki. Di tanah itu juga, banyak pemuda tewas karena sistem pertambangan yang tak memperhatikan keselamatan. Entah liar entah tidak, sistem tambang ini tak layak lagi (seharusnya).

Saya ingat dengan film Pirates of Caribbean (2003), The Curse of Black Pearl. Tentang Kapten Barbossa dan awak kapal Black Pearl yang dikutuk akibat memakai uang em…