Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2010

Kesederhanaan di Bangka

Cuaca di Bangka terik siang itu. Panas membakar kulit. Diah Susilarini, perempuan dengan sosok keibuan menyambut kami dengan senyum hangatnya di  rumahnya di Desa Jelutung, Kecamatan Sungai Liat, Pulau Bangka. Rumah sederhana bercat putih itu adalah Sekretariat PKBM Jaya Bersama. PKBM atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat adalah sekolah kesetaraan, masyarakat mengenalnya sebagai sekolah kejar paket.

Dari dalam rumah sederhana itu, suara riuh memecah keheningan komplek rumah penambang timah. Wangi harum masakan kue dan candaan-candaan perempuan membawa kehangatan. Sekitar lima orang perempuan berkumpul untuk menghias dua loyang kue bolu, menjadi kue ulang tahun yang cantik. Disertai buku panduan di meja mereka. Ketelitian, kejelian, kesabaran, dan semangat, semua terpancar dari wajah-wajah perempuan di ruang itu.

Mereka adalah murid sekolah kesetaraan paket A, B, dan C Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Jaya Bersama, ada yang baru dua bulan bergabung, beberapa minggu, atau sudah enam b…

Perjalanan ke Karimun Jawa

Pelarian bagaimanapun tetap disebut pelarian

Sebelum sampai di Karimun Jawa, saya mampir ke tiga kota dulu, Jogja - Klaten - Solo. Di Jogja saya bertemu teman, di Klaten ke rumah nenek dan nyekar, lalu ke Solo untuk berangkat bertemu orang yang sama sekali baru buat ke Jepara hingga Karimun.

Pelarian bagaimanapun tetap disebut pelarian. Ada dua hal yang patut disebut, kenyataan dan harapan. Dua kata itu bisa jadi setara dengan kesedihan dan kesenangan. Kenyataan itu namanya Jakarta. Lalu kesenangan namanya delapan hari pelarian.

Di jakarta kita belajar tentang kecurigaan. menaruh curiga atas siapa dan apa saja.
curiga dan waspada memang beda tipis. waspada memaksa kita tetap terjaga, memegang senjata terdekat. Sebab, orang terdekat bisa jadi aktor mutilasi. Atau bisa jadi trend bunuh diri marak lagi, balon-balon siap pecah jatuh dari lantai tinggi mall dan apartemen.

Saya belajar banyak dari perjalanan ini. Menghargai diri, tentang betapa berharga dan beruntungnya rumah, makan, pendid…

Delapan Hari Perjalanan

Dalam setiap perjalanan, selalu ada cerita baru.
Tentang bagaimana langkah mempertemukan kami.
Tentang pencarian cinta, jati diri, dan petualangan.

Saya menemukan indahnya dunia. Juga tangis dan tawa.
Tentang pencarian pasangan hidup.
Pertengkaran pasangan muda.
Ikatan pernikahan.
Perceraian.
Pacar.
Pasangan gay.
dan laki-laki berumur 13 tahun yang belajar berpetualang.