Skip to main content

Pak Dib

Raut wajahnya selalu tersenyum pada orang baru, agak pendiam dan keriput seperti banyak yang  dipikirkan. Pangkatnya adalah letnan kolonel. Entah pendiam, atau memang menarik diri dari banyak orang, saya sering berpapasan dengannya, tapi menegur sebatas selamat pagi, siang, atau menganggugkan kepala hendak bertanya kemana.

Saya saat ini, secara personal, sedang ada di posisi tak menyukai para pegawai berseragam berbaju kaku.  Hanya karena -ya, cuma karena- saya tidak suka secara personal dengan beberapa orang saja. Hanya karena, beberapa dari mereka dengan mudah merendahkan orang-orang yang tidak dari kelompoknya dan, mungkin mereka terbiasa untuk berbicara keras dan mengungkapkan kata kasar. Saya memang sangat subyektif saat ini.

"Mba, kalau memasukkan tulisan ke jurnal ini bagaimana?" ujar pak Dib saat masuk ke ruang redaksi.

Pak Dib, siang ini mau memasukkan tulisannya ke jurnal ilmiah yang  saya kelola. "Ah, paling seperti yang kemarin," ucapku dalam hati. Copy paste dari sumber tidak jelas di internet, minim analisis, atau retorika dogmatis tanpa argumentasi logis.

Tapi, pandangan  itu, membuat  saya harus meminta maaf pada Pak Dib.

Sambil sama-sama berdiri, ia bercerita sempat malang melintang saat jaman Orde Baru di Kuala Lumpur sebagai protokoler. Jaman itu, tak ada kemudahan internet ataupun ponsel. Informasi haruslah valid dan terkonfirmasi. Setelahnya, ia sempat menempuh pasca sarjana di  universitas terkemuka di Singapura.

Lalu, ia menyebutkan pemikirannya soal Masyarakat ASEAN dan kritiknya terhadap pilar keamanan , serta pertentangan terhadap ASEAN Way. Ia mengutip persis sebagaimana Rodolfo Severino menyebutkan bahwa ASEAN tak boleh kehilangan ciri khasnya, ASEAN Way.

I know, I need to apologize to him.

----------------
story while working in think tank institution.

Comments

Popular posts from this blog

Pola Tidur Bayi 9 - 10 Bulan

Menurut saya pola tidur bayi yang paling menyenangkan adalah usia di atas enam bulan, karena relatif terprediksi. Ditambah bayi sudah bisa diberi makan-makanan, jadi tidur lebih tenang dan sedikit bangunnya. 
Masa-masa bayi usia 9 - 10 bulan sangat menyenangkan, sudah bisa diajak bicara dan diajak becanda (baca: dialihkan kalau nangis), meskipun baru bisa merespon dengan "ma-ma-ma ba-ba-ba dan pa-pa-pa", but this kind of communication runs two way.. wkwkwk
Kebetulan hari ini sementara saya kerja, si baby sedang ditinggal dengan ayah karena lagi libur dan ibu mertua, jadi berikut adalah list dan to do list untuk ayah dan ibu mertua yang isinya pola tidur bayi.
soo berikut jam tidur bayi usia sembilan sampai sepuluh bulan:
Jam 05.00 - bangun, dikasih susu  Jam 06.00 - 07.30 - bobo Jam 07.30 - 08.15 - sarapan Jam 09.00 - mandi (Ini jam rawan dan ngantuk. Kalo bobo dikasih susu.) Jam 10.00 / 10.30 - bangun Jam 10.30 - nyemil buah diblender atau biskuit (dikasih air putih di dot …

Perjalanan ke Karimun Jawa

Pelarian bagaimanapun tetap disebut pelarian

Sebelum sampai di Karimun Jawa, saya mampir ke tiga kota dulu, Jogja - Klaten - Solo. Di Jogja saya bertemu teman, di Klaten ke rumah nenek dan nyekar, lalu ke Solo untuk berangkat bertemu orang yang sama sekali baru buat ke Jepara hingga Karimun.

Pelarian bagaimanapun tetap disebut pelarian. Ada dua hal yang patut disebut, kenyataan dan harapan. Dua kata itu bisa jadi setara dengan kesedihan dan kesenangan. Kenyataan itu namanya Jakarta. Lalu kesenangan namanya delapan hari pelarian.

Di jakarta kita belajar tentang kecurigaan. menaruh curiga atas siapa dan apa saja.
curiga dan waspada memang beda tipis. waspada memaksa kita tetap terjaga, memegang senjata terdekat. Sebab, orang terdekat bisa jadi aktor mutilasi. Atau bisa jadi trend bunuh diri marak lagi, balon-balon siap pecah jatuh dari lantai tinggi mall dan apartemen.

Saya belajar banyak dari perjalanan ini. Menghargai diri, tentang betapa berharga dan beruntungnya rumah, makan, pendid…

Delapan Hari Perjalanan

Dalam setiap perjalanan, selalu ada cerita baru.
Tentang bagaimana langkah mempertemukan kami.
Tentang pencarian cinta, jati diri, dan petualangan.

Saya menemukan indahnya dunia. Juga tangis dan tawa.
Tentang pencarian pasangan hidup.
Pertengkaran pasangan muda.
Ikatan pernikahan.
Perceraian.
Pacar.
Pasangan gay.
dan laki-laki berumur 13 tahun yang belajar berpetualang.